Saturday, 24 September 2016

HUKUM MEMPERINGATI MAULID

                                 ☆KHULAFAURRASYIDIN TENTANG MAULID☆
Assalamu'alaikum Warahmatullah wabarakatuh...
   Acap kali kita mendengarkan golongan Wahabi salafy memvonis amaliayah kita Ahlussunnah waljama'ah sebagai bid'ah dholalah, iya... bid'ah dholalah.
Kenpa demikian? karena menurut idielogi mereka, bid'ah itu tiada pembagian, disebabkan ada hadis tentang bid'ah yg sering mereka katakan ketika kita ingin berdiskusi dengan mereka, dan seolah-olah orang lain tidak faham dengan hadis itu.

   Hadis yang sering mereka lontarkan adalah "Kullu bid'atin dholalah'' tiap-tiap bid'ah adalah sesat,
tapi mereka mengartikannya secara textual, mengartikannya secara dhohiriyah hadis, namun mereka membagi bid'ah kepada bid'ah duniawi dan bid'ah ukhrawi, aneh bukan?
mereka yg mengatakan semua bid'ah sesat tanpa terkecuali, tapi mereka membagi bid'ah.
siapa sebenarnya yg ahlul bid'ah? siapa yg sesat?

Berangkat dari situ, kita membahas sedikit tentang maulid sebagaimana yg sering kita lakukan untuk memperingati dan bersyukur atas kelahiran Rasulullah SAW. sebagai nikmat antara nikmat yg besar yang Allah SWT berikan kepada kita.
Namun sungguh aneh, mereka juga anti maulid, mereka berasumsi maulid itu bid'ah, bahkan tidak kurang mereka katakan ''mana dalilnya?'' jika maulid itu bagus, tentu para sahabat ra udah duluan melakukannya, begitulah lontaran kata-kata yg sering kita dengarkan dari mulut-mulut mereka.

Oleh demikian, pada kesempatan ini In-Sya-Allah saya akan memberikan bukti para sahabat ra tidak mengharamkan maulid, malahan sebaliknya.
Kita disini mengambil dari sahabat yang 4 (empat) yg masyhur disebut sebagai Khulafaurrasyidin.
Namun, saya tidak heran jika dengan dalil-dalil berikut akan mereka katakan dalil palsu dan sebagainya, bahkan tidak kurang memvonis kita sebagai Syi'ah dan mereka tidak mempercayai akan dalil-dalil berikut, iya.... mereka tidak percaya kepada dalil karena mereka tidak membutuhkan dalil tapi membutuhkan HIDAYAH dari Allah SWT.

1. Saidina Abu Bakar assiddiq ra.
♡قال أبوبكر الصديق رضى الله عنه: من أنفق درهما على قراءة مولد النبي ﷺ كان رفيق فى الجنة♡
‘Telah berkata Abu Bakar As-Siddiq ra : Barangsiapa yang menafkahkan satu dirham bagi menggalakkan bacaan Maulid Nabi SAW, maka ia akan menjadi temanku di dalam syurga.”

2. saidina 'Umar ra
♡ قال عمر رضى الله عنه: من عظم مولد النبي ﷺ فقد أحيا الإسلام♡
"Umar ra berkata: barang siapa yg mengangungkan maulid Nabi SAW, maka sungguh ia telah menghidupkan Islam"

3. Saidina Ustman ra.
♡قال عثمان رضى الله عنه : من أنفق درهما على قراءة مولد النبي ﷺ فكأنما شهد عزوة بدر وحنين ♡
Telah berkata Utsman ra : "Sesiapa yang menafkahkan satu dirham untuk majlis membaca maulid Nabi SAW. maka seolah-olah ia menyaksikan peperangan Badar dan Hunain".

4. Saidina Ali kw.
♡ قال علي رضي الله عنه وكرم وجهه : من عظم مولد النبي ﷺ وكان سببا لقراءته لا يخرج من الدنيا إلا بإيمان ويدخل الجنة بغير حساب♡
Telah berkata ‘Ali ra KW : “Sesiapa yang membesarkan majlis maulid Nabi SAW dan kerananya diadakan majlis membaca maulid, maka dia tidak akan keluar dari dunia melainkan dengan keimanan dan akan masuk ke dalam syurga tanpa hisab”.

Demikianlah penjelasan maulid semoga bermanfaat bagi kita dan tidak terpengaruh dengan pahaman-pahaman Wahabi mujassimah, begitu juga anak cucu kita.
amin...


Terimakasih Atas Kunjungan Anda! jangan lupa membagikan artikel ini agar saudara-saudara kita dapat menghindari pahaman mereka,

Enter your email address:

Author-rights® by: QH

Blogger Tips and TricksLatest Tips And TricksBlogger Tricks
notifikasi
close