Thursday, 15 December 2016

Apa yang Dilakukan Wahabi terhadap Makam Para Sahabat?

Makam Sayidina Utsman bin Affan


     Kita bisa bayangkan, jika makam Salaf Saleh diperlakukan semacam itu oleh mereka (Salafy gadungan yang pada hakekatnya adalah Wahaby) yang kini telah berkuasa, lantas bagaimana nasib makam para Wali Sanga dan para kekasih (wali) Allah lain -baik di jawa ataupun di luar jawa- di Indonesia jika mereka berkuasa di Tanah Air? Tentu akan lebih parah dari apa yang mereka lakukan terhadap kuburan para sahabat-sahabat mulia Nabi.

Foto terakhir pemakaman Baqi’ sebelum dihancurkan Ahli Bi’dah Wahabiyah

     Dahulu, para sahabat, tabi’in dan tabi’ tabi’in lantas dilanjutkan oleh para ulama Ahlusunah wal Jama’ah menjadikan makam para sahabat Nabi di pemakaman Baqi’ (sisi makam Rasulullah) menjadi tempat yang nyaman untuk berziarah. Oleh karenanya pada akhirnya dibangunlah pemakaman itu dengan persetujuan para ulama Ahlusunah dari empat mazhab besar (Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali ) hingga menjadi seperti ini:



Namun setelah kemunculan Wahabisme, karena alasan syirik ataupun bid’ah, sama halnya mereka membid'ahkan maulid, berdasarkan hadis-hadis yang lemah atau pemahaman keliru dari ayat ataupun riwayat yang sahih akhirnya kaum Wahaby menjadikannya rata dengan tanah seperti ini:


Akan tetapi mereka membangunkan megah gedung pergian Utsaimin yang dipersembahkan untuk Utsaimin, lihat gambar:

Dan berikut ini antara barang peninggalan Utsaimin yang disimpan rapi oleh wahabi:


Dan lihatlah Pemeliharaan terhadap Rumah dan Benteng peninggalan Muhammad bin Abdul Wahab pelopor Wahhaby:




Dan Rancangan pembangunan lembaga yang menyangkut sejarah Muhammad bin Abdul Wahhab pencetus Wahhaby kaum mujassimah:

Struktur bangunan menyangkut sejarah Muhammad bin Wahab



     Kita bisa bayangkan, jika makam Salaf Saleh diperlakukan semacam itu oleh mereka (Salafy gadungan yang pada hakekatnya adalah Wahaby) yang kini telah berkuasa, lantas bagaimana nasib makam para Wali Sanga dan para kekasih (wali) Allah lain -baik di jawa ataupun di luar jawa- di Indonesia jika mereka berkuasa di Tanah Air? Tentu akan lebih parah dari apa yang mereka lakukan terhadap kuburan para sahabat-sahabat mulia Nabi.

     Saudara-saudaraku Ahlusunah wal Jamaah seiman dan seakidah, perusakan makam para sahabat mulia itu baru mereka lakukan. Mereka hancurkan semua itu kurang dari satu abad yang lalu, setelah mereka berkuasa di jazirah Arabia dan berhasil mengrogoti kekuasaan Daulah Usmaniyah di wilayah Jazirah Arab, dengan bersekongkol dengan kolonial Inggris. Ini semua adalah hasil dari pikiran buruk otak Muhammad bin Abdul Wahab, pendiri wahabisme. Apakah ulama Wahaby merasa lebih pintar dari para ulama Salaf Ahlusunah wal Jamaah?




Terimakasih Atas Kunjungan Anda!

Enter your email address:

Author-rights® by: QH

Blogger Tips and TricksLatest Tips And TricksBlogger Tricks
notifikasi
close