Monday, 12 December 2016

Biografi Penerjemah Matan Jauharah Tauhid ke Nadham Aceh




    Matan Jauharah Tauhid merupakan sebuah kitab kecil lagi mungil namun sarat dengan ilmu tauhid, kitab tersebut merupakan karangan "al 'Alim al 'Alamah As Syeikh Ibrahim Al Laqani. Matan Jauharah Tauhid berbentuk nadham yang disusun rapi oleh beliau.

     Dan kini, kitab mungil tersebut sudahpun dicetak dan diterbitkan dalam bahasa Aceh yang diterjemahkan oleh seorang pemuda yang berjiwa besar, beliau adalah “Machsalmina Hasan” atau biasa dipanggil Tgk/ustaz Machsalmina, seorang pemuda anak pertama dari Muhammad Hasan dan Jamilatussakdiah. Lahir di Desa Lhoksentang, kecamatan Lhoksukon, kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Negara Republik Indonesia pada 22 Februari 1994. Bapak beliau merupakan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) dan malam hari mengajar ngaji anak-anak didesanya, ibunya “Jamilatun” merupakan ibu rumah tangga dan juga membantu mengajarkan anak-anak mengaji dimalam hari.

Tgk Machsalmina bersama KH Idrus Ramli.


      Machsal, begitulah panggilannya, sejak mengenyam pendidikan dasar di Sekolah Dasar (SD) Buket Hagu Gampong sekarang dikenal dengan SDN 12 Lhoksukon, mulai kelas 1 SD sampai tamat pendidikan, selalu mendapat nilai terbaik dan menguasai Juara kelas.

     Tamat SD melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah atau yang lebih dikenal MTsN 1 Lhoksukon yang terletak di Desa Trieng, Jika sebelumnya ia bersaing hanya dengan anak-anak kampung yang bisa dianggap jika ia selalu unggul, namun, tidak kalah juga ketika berhadapan dengan ratusan remaja-remaja lain disekolah yang berada di kota. Bahkan  mampu meraih Juara umum di MTs tempat ia belajar, dan Macksal aktif diberbagai kegiatan sekolah, antara lain: Ketua OSIM, Pramuka, dan kegiatan extra kurikuler lainnya.
     

Tgk Machsalmina bersama ulama dari Suriah yaitu Syekh Adnan al Afyouni, Syekh Mahmoud Chehadah &  Syeikh Omar Muhammad Dieb.


     Selesai di MTsN, ia melanjutkan pendidikan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN 1 Lhoksukon) sambil mondok di Pesantren Salafi (Dayah Nurul Islam) Lhoksukon. Mulai saat itu membutuhkan tenaga dan pemikiran yang kuat untuk mengatur/menyeimbangkan Pendidikan Umum dengan Pendidikan Agama. Mau tidak mau, wajib ia hadapi. Walaupun bersusah payah, namun keduanya mampu ia menyeimbangkannya, artinya disekolah dan pesantren keduanya mampu menjadi murid yang unggul dan meraih juara 1. Da  saat di sekolah MAN juga pernah memimpin organisasi siswa (OSIS).



     Kehausan ilmu tidak terhenti disitu, selesai di MAN, Machsalmina yang sudah beranjak remaja melanjutkan Pendidikannya ke Dayah Salafi (Pesantren) ternama di Aceh yang tidak lain adalah Dayah Mudi Mesra Samalanga, Bireuen. Di sana ia juga muncul sebagai salah satu santri terbaik dalam kelasnya.

     Empat (4) tahun di MUDI, karena kondisi kesehatan yang mengharuskannya berobat rutin dan hal mengkehendaki ia untuk lebih dekat dengan tempat berobatnya, akhirnya ia melanjutkan pendidikan di Raudhatul Ma'arif Cot Trueng. Satu tahun lamanya di RAMA, ia terus mengembara, akhirnya karena hajat sang kakek agar ia diharapkan belajar di tempat Abu Ibrahim Bardan atau Abu Panton (Ulama Kharismatik alumni MUDI MESRA), ia kini berada di Dayah Malikussaleh Panton Labu.

     Di sudut-sudut bilik kecil di Pesantren, ia terus berkarya, gemar membaca dan menulis, bahkan saat opname di salah satu rumah sakit ia tetap menulis semampunya untum merampungkan karangannya, yakni terjemahan Matan Sulam Munawraqi (kitab ilmu mantiq) versi Aceh. Karangannya yang lain ada dalam berbagai disiplin ilmu. Tidak hanya itu, semua karangannya ia racik dan bumbui dengan sastra Aceh, yaitu dalam bentuk nadham yang indah dan mudah dilafaz. Artinya, ia adalah sosok yang cinta ilmu dan tanah air.
Adapun antara karyanya "Matan Jauharah versi Aceh, Matan Sulam Munawraq Mantiq versi Aceh, Hidayatus Shibyan Tajwid versi Aceh, Nadham Hujjah Sunni Menolak Wahabi bahasa Aceh", dan sekarang sedang merampungkan Alfiyah bahasa Aceh.

Semoga Allah mudahkan segala urusannya dan Allah panjangkan umurnya.
 Dan bagi anda yg ingin memiliki buku tersebut bisa menghubungi kami di FACEBOOK
Mari kita dukung karyanya dengan cara berinfaq/membeli buku tersebut.
Semoga kita semua mendapat manfaat.

Terimakasih Atas Kunjungan Anda!

Enter your email address:

Author-rights® by: QH

Blogger Tips and TricksLatest Tips And TricksBlogger Tricks
notifikasi
close